Perkembangan masa dewasa akhir atau usia lanjut, membawa penurunan fisik yanglebih besar dibandingkan dengan periode periode usia sebelumnya. Kita akan mencatatrentetan perubahan perubahan dalam penurunan fisik yang terkait dengan penuaan, dengan penekanan pentingnya perkembangan perkembangan baru dalam penelitian proses penuaan yang mencatat bahwakekuatan tubuh perlahan lahan menurun dan hilangnya fungsi tubuh kadangkala dapat diperbaiki.
Inilah yang biasanya terjadi pada usia dewasa lanjut dan berikut adalah beberapa penurunan dan hilangnya fungsitubuh dalam hal fisiologis masa perkembangan masa dewasa akhir atau usia lanjut:
Otak dan sistem syaraf
Saat kita tua kita kehilangan sejumlah neuron, unit unit sel dasar dari sistem syaraf. Beberapa peneliti memperkirakan kehilangan itu mungkin sampai 50% selama tahun tahun dewasa. Walaupun penelitian lain percaya bahwa kehilangan itu lebih sedikit dan bahwa penyelidikan yang tepat terhadap penyelidikan hilangnyaneuron belum dibuat di dalam otak.
Barangkali penyelidikan yang lebih masuk akal adalah bahwa 5 sampai 10 persen dari neuronkita akan berhenti tumbuh sampai kita mencapai usia 70 tahun. Setelah itu, hilangnya neuron akan lebih cepat.
Aspek yang signifikan dari proses penuaan mungkin adalahbahwa neuron neuron itu tidak mengganti dirinya sendiri. Meskipun demikian otak dapat cepat sembuh dan memperbaikikemampuannya, hanya kehilangan sebagian kecil dari kemampuannya untuk bisa berfungsi di masa dewasa akhir.
Perkembangan Sensori
Perubahan sensori fisik masa dewasa akhir melibatkan inderapenglihatan, pendengaran, perasa, pembau, dan indera peraba. Pada masa dewasa akhir penurunan indera penglihatan bisa mulai dirasakan dan terjadi mulai awal masa dewasa tengah. Adaptasi terhadap gelap lebih menjadi lambat, yang berarti bahwa orang rang lanjut usia membutuhkan waktu lama untukmemulihkan kembali penglihatan mereka ketika keluar dari ruangan yang terang menuju ketempat yang agak gelap.
Penurunan penglihatn ini biasanya dapat dirunut dari pengurangan kualitas dan intensitas cahaya yang mencapai retina. Di puncak usiatua, perubahan ini mungkin disertai oleh perubahan perubahan kemunduran dalam retina, menyebabkan beberapa kesulitan dalam penglihatan.
Meskipun pendengaran dapat mulai pada masa dewasa tengah, hal itu biasanya tidak banyak membawa kesulitan sampai masa dewasa akhir. Pada saat itu banyak sekali alatbantu pendengaran yang bisa dipakai untuk bantuan pendengaran. Tuli, biasanya disebabkan oleh kemunduran selaput telinga, syaraf penerimapenerima suara didalam telinga.
Selain berukurangnya penglihatan dan pendengaran juga mengalami penurunan dalam kepekaan rasa dan bau. Kepekaan terhadap rasa pahit dan masam bertahan lebih lamadibandingkan dengan rasa manis dan asin.
Sistem peredaran darah
Tidak lama berselang terjadi penurunan jumlah darah yang dipompa oleh jantung dengan seiringnya pertambahan usia sekalipun pada orang dewasa yang sehat. Bagaimanapun, kitamengetahui bahwa ketika sakit jantung tidak muncul, jumlah darah yang dipompa sama tanpa mempertimbangakan usiapada masa dewasa. Kenyataannya para ahli penuaan berpendapat bahwa jantung yang sehat dapat menjadi lebih kuat selama kita menua dengan kapasitas meningkat bukan menurun.
Sistem pernafasan
Kapasitas akan menurun pada usia 20 hingga 80 tahun sekalipun tanpa penyakit. Paru paru kehilangan elatisitasnya, dada menyusut, dan diafragmamelemah. Meskipun begitu berita baiknya adalah bahwa orang dewasa lanjut dapat memperbaiki fungsi paru paru dengan latihan latihan memperkuat diafragma.
Seksualitas
Penuaan menyebabkan beberapa perubahan penurunan dalam hal seksualitas manusia, lebih banyak pada laki laki dari padaperempua. Orgasme menjadi lebih jarang pada laki laki, terjadi dalam setiap 2 sampai 3kali hubungan seksual bukan setiap kali. Rangsangan yang lebih langsung biasanya dibutuhkan untuk ereksi. Sekalipun hubungan seksual terganggu oleh kelemahan, relasi lainnya harus dipertahankan, diantara kedekatan sensualitas, dan nilai sebagai seorang laki laki maupun wanita.
Jumat, 01 Juli 2011
Bayi Usia 3 Bulan Mampu Kenali Emosi
dengan mendengarkan suara, seorang bayi usia 3 bulan sebenarnya sudah mampu memahami emosi orang-orangdi lingkungan sekitar.
Kemampuan mengenali emosi initidak muncul secara otomatis pada bayi ketika lahir. Para ahli belum dapat memastikan waktu yang tepat ketika bayi sudah mampu melakukan hal ini. Sebuah penelitian telah dilakukan dalam pemindaian otak 21 bayi, terdapat aktifitasotak pada bayi ketika mereka mendengar suara emosional.
Bagin otak tersebut adalah limbik, dimana berfungsi sebagai respon terhadap suara yang memiliki nada negatif ataupun sedih. Bukan hanya nada negatif namun juga suara netral dan menyenangkan.
“Hasil penelitian ini secara khusus memperlihatkan area tertentu di dalam otak sudah matang pada usia dini,” kata Dr.Evelyne Mercure dari Universitas College London.
Diharapkan dari hasil penelitianini dapat dikembangkan untuk lebih memahami aktifitas otak anak normal maupun autis. Bilakita semakin memahami sistem otak pada anak normal, maka kita akan lebih peka pada sesuatu yang abnormal.
Kemampuan mengenali emosi initidak muncul secara otomatis pada bayi ketika lahir. Para ahli belum dapat memastikan waktu yang tepat ketika bayi sudah mampu melakukan hal ini. Sebuah penelitian telah dilakukan dalam pemindaian otak 21 bayi, terdapat aktifitasotak pada bayi ketika mereka mendengar suara emosional.
Bagin otak tersebut adalah limbik, dimana berfungsi sebagai respon terhadap suara yang memiliki nada negatif ataupun sedih. Bukan hanya nada negatif namun juga suara netral dan menyenangkan.
“Hasil penelitian ini secara khusus memperlihatkan area tertentu di dalam otak sudah matang pada usia dini,” kata Dr.Evelyne Mercure dari Universitas College London.
Diharapkan dari hasil penelitianini dapat dikembangkan untuk lebih memahami aktifitas otak anak normal maupun autis. Bilakita semakin memahami sistem otak pada anak normal, maka kita akan lebih peka pada sesuatu yang abnormal.
Bagaimana Cara Memilih Pekerjaan Sebagai Jalan Karir
Tidak sedikit orang yang bingung dan berpikir seribu kali dalam memilih pekerjaan untuk menunjang karir mereka. Banyak dari mereka yang masihdalam tahap pemilihan karir, seperti pelajar dan mahasiswa.Pekerjaan ini bisa aja akan mereka lakukan hingga usia pensiun mendatang.
Masa kuliah adalah masa dimana kita akan mendalami bidang keilmuan yang lebih spesifik. Pada waktu ini merupakan kesempatan yang tepat untuk menentukan keputusan kita. Berikut adalah tips yang dikutip dari Campus Grotto yang bisa dipertimbangkan.
Pertimbangkan hobi
Kita akan dapat bekerja dengan produktif bila memilih pekerjaan yang memang sesuaidengan apa yang kita sukai. Bila kita suka menulis, maka pekerjaan yang mungkin menyenangkan adalah sebagai wartawan, penulis novel, guru, dan lain-lain
Pertimbangkan peluang kerja
Kita dapat melakukan riset kecil-kecilan dengan bantuan mesin pencarian google. Bagaimana melihat peluang kerja lima tahun ke depan. Saatini, perkembangan teknologi dankomputer jauh berkembang, sama halnya dengan permintaan akan kesehatan seperti perawat dan dokter. Lakukan pertimbangan dengan melihat jenis pekerjaan yang hanya bertahan beberapa waktu saja.
Ikuti tes kemampuan diri
Bila masih bingung dengan diri sendiri, cobalah melakukan tes potensi minat dan bakat ataupun tes kepribadian. Beberapa hasil tes dapat memberikan gambaran pada kita mengenai jenis pekerjaan apa yang kita sesuai. Ini dapat digunakan sebagai cara mempersempit pilihan yang mungkin bisa dipilih.
Ikuti job fair
Ketika menghadiri Job fair, gunakan waktu ini untuk menggali lebih dalam berbagai jenis pekerjaan yang sedang ditawarkan, mulai dari kualifikasi, gaji, dan kesesuaian dengan diri kita. Dengan mengetahui lebih dalam, kita dapat membuat strategi untuk mengincar posisi pekerjaan tersebut.
Masa kuliah adalah masa dimana kita akan mendalami bidang keilmuan yang lebih spesifik. Pada waktu ini merupakan kesempatan yang tepat untuk menentukan keputusan kita. Berikut adalah tips yang dikutip dari Campus Grotto yang bisa dipertimbangkan.
Pertimbangkan hobi
Kita akan dapat bekerja dengan produktif bila memilih pekerjaan yang memang sesuaidengan apa yang kita sukai. Bila kita suka menulis, maka pekerjaan yang mungkin menyenangkan adalah sebagai wartawan, penulis novel, guru, dan lain-lain
Pertimbangkan peluang kerja
Kita dapat melakukan riset kecil-kecilan dengan bantuan mesin pencarian google. Bagaimana melihat peluang kerja lima tahun ke depan. Saatini, perkembangan teknologi dankomputer jauh berkembang, sama halnya dengan permintaan akan kesehatan seperti perawat dan dokter. Lakukan pertimbangan dengan melihat jenis pekerjaan yang hanya bertahan beberapa waktu saja.
Ikuti tes kemampuan diri
Bila masih bingung dengan diri sendiri, cobalah melakukan tes potensi minat dan bakat ataupun tes kepribadian. Beberapa hasil tes dapat memberikan gambaran pada kita mengenai jenis pekerjaan apa yang kita sesuai. Ini dapat digunakan sebagai cara mempersempit pilihan yang mungkin bisa dipilih.
Ikuti job fair
Ketika menghadiri Job fair, gunakan waktu ini untuk menggali lebih dalam berbagai jenis pekerjaan yang sedang ditawarkan, mulai dari kualifikasi, gaji, dan kesesuaian dengan diri kita. Dengan mengetahui lebih dalam, kita dapat membuat strategi untuk mengincar posisi pekerjaan tersebut.
Sabtu, 28 Mei 2011
Si Banyak Alasan
MAMA : Nehira, mandi dulu, sayang.
Nehira : (Sambil bermain) BentarMa, tanggung.
Mama : Kalau kesorean, nanti masuk angin lho!
Nehira : Enggak kok, lagian Kalau sakit bisa minum obat.
Mama : Mama enggak punya obatnya.
Nehira : Nanti aku yang beli.
Mama : (berkata dalam hati) Duh, disuruh mandi banyak banget alasannya!
Pernahkah moms kehilangan kata-kata bahkan sedikit kesalsaat si kecil ngeles atau suka mencari-cari alasan ketika disuruh sesuatu - seperti mandi, belajar, makan, sekolah. Ada saja jawabanya untuk menghindar. Wajarkah hal itu?
Itu Pertanda Cerdas, Lho!
Perubahan perilaku pada anak yang suka menjawab terus, membantah apa yang disuruh oleh orangtua atau melakukan hal yang berlawanan dengan keinginan orangtua merupakan bagian dari tahap perkembangan anak. Itu normal dan wajar, begitu menurut NessiPurnomo, Psi, Msi.
Nessi menambahkan, justru anak yang suka menjawab terus merupakan tanda anak cerdas atau pintar, karena ia dapat mengajukan argumentasiyang logis dan mengungkapkan pendapat yang menurutnya masuk akal. Jangan sampai ketika anak bertanya atau menjawab lalu diberi tanggapannegatif. Hal tersebut akan membuat anak ‘kapok’.
Jangan salah, ngeles juga merupakan bagian dari berlatih atau belajar berbicara, dimana kosakatanya sudah mulai banyak. Tapi karena masih tahap mengembangkan kemampuan berbahasa, kadang-kadang bantahannya suka asbun (asal bunyi). “Anak suka ngeles bukan berarti buruk. Jika disikapi dengan baik, kelak anak akan bisa menyampaikan pendapatnya secara tepat dan waktu yang tepat juga. Dewasa nanti, dia akan berkembang menjadi orang yang berani mengungkapkan pendapat,” urainya.
Jangan Terpancing Emosi
Menghadapi anak yang mempunyai segudang alasan memang kadang menjengkelkan.Namun Moms harus lebih sabar,pintar dan lebih logis dalam menyikapinya. Caranya, berikanpenjelasan yang logis atau alasan yang masuk akal, jangan dibuat-buat atau berbohong pada anak.
Jika penjelasan dari Moms bisa diterima, maka anak akan puas dengan jawaban tersebut. Misal, saat akan mandi pagi, ‘Adik mandi yuk biar segar, kalau belum mandi kan badannya lengket dan bau. Main juga tidak nyaman’. Jika anak tetap ngeles, coba negosiasi dengan mengatakan, ‘Adik mandinya jam 9 ya’. Dan jika sudah pukul 09.00 dia belum mandi juga, ajak anak bicara baik-baik, ‘Tadi kan sudah sepakat kalau Adik mandi jam 9. Nah sekarang sudah lewat 5 menit loh!’.
Jelaskan kepada anak kalau sudah berjanji harus ditepati. Kalau tidak, kelak dia tidak akan dipercaya lagi. Tak hanya anak yang dituntut menepati janji, sebagai orangtua pun Anda harus menepati setiap omongan. Ingat, anak akan mencontoh orangtuanya. Jika orangtua sering melanggar janjiatau tidak konsisten menepati omongannya, maka anak pun tidak akan percaya lagi.
Trik Hadapi Bantahan Anak
Ajak anak berpikir logis. Misal, saat si kecil tidak mau makan, ibaratkan bensin dengan mobil. Mobil tidak akan bisa jalan kalau belum diisi bensin. Artinya,dia tidak bisa beraktivitas jika tidak makan. Namun moms, jangan pernah menggunakan ancaman yang justru akan membuat anak takut.
Buatlah kesepakatan dengan anak, sehingga dia juga belajarmenepati apa yang sudah disepakati.
Orangtua boleh marah tetapi tidak sering. Pasalnya orangtua yang sering marah akan membuat anak ‘kebal’. Anak akan menganggap kemarahan adalah hal yang biasa. Lain halnya jika orangtuajarang marah. Ketika kemarahan itu terjadi, anak akan menyadari kesalahan yangtelah dilakukannya. Dia akan berpikir dan berusaha memperbaiki kesalahannya. Ingat, jangan langsung memarahi anak saat dia melakukan kesalahan, melainkanajak bicara baik-baik dan dengarkan penjelasan mereka.
Jika ingin melarang suatu hal, berikan alasan yang masuk akal. Ajak anak ‘ngobrol’ biasa saja, bicara baik-baik, jangan terlalu kaku.
Lakukan aktivitas bersama anak sesering mungkin. Terlibatlah dalam aktivitas-aktivitas yang dilakukan oleh anak.
Posisikan diri kita sebagai teman. Tentu moms mempunyai pengalaman yang jauh lebih banyak daripada anak. Tapi dengan memosisikan diri sebagai teman, akan lebih mudah bagi anak untuk menerima orangtua masuk ke dalam dunianya. Dengan begitu akan lebih mudah pula bagi orangtua dalam membimbing anak.
Nehira : (Sambil bermain) BentarMa, tanggung.
Mama : Kalau kesorean, nanti masuk angin lho!
Nehira : Enggak kok, lagian Kalau sakit bisa minum obat.
Mama : Mama enggak punya obatnya.
Nehira : Nanti aku yang beli.
Mama : (berkata dalam hati) Duh, disuruh mandi banyak banget alasannya!
Pernahkah moms kehilangan kata-kata bahkan sedikit kesalsaat si kecil ngeles atau suka mencari-cari alasan ketika disuruh sesuatu - seperti mandi, belajar, makan, sekolah. Ada saja jawabanya untuk menghindar. Wajarkah hal itu?
Itu Pertanda Cerdas, Lho!
Perubahan perilaku pada anak yang suka menjawab terus, membantah apa yang disuruh oleh orangtua atau melakukan hal yang berlawanan dengan keinginan orangtua merupakan bagian dari tahap perkembangan anak. Itu normal dan wajar, begitu menurut NessiPurnomo, Psi, Msi.
Nessi menambahkan, justru anak yang suka menjawab terus merupakan tanda anak cerdas atau pintar, karena ia dapat mengajukan argumentasiyang logis dan mengungkapkan pendapat yang menurutnya masuk akal. Jangan sampai ketika anak bertanya atau menjawab lalu diberi tanggapannegatif. Hal tersebut akan membuat anak ‘kapok’.
Jangan salah, ngeles juga merupakan bagian dari berlatih atau belajar berbicara, dimana kosakatanya sudah mulai banyak. Tapi karena masih tahap mengembangkan kemampuan berbahasa, kadang-kadang bantahannya suka asbun (asal bunyi). “Anak suka ngeles bukan berarti buruk. Jika disikapi dengan baik, kelak anak akan bisa menyampaikan pendapatnya secara tepat dan waktu yang tepat juga. Dewasa nanti, dia akan berkembang menjadi orang yang berani mengungkapkan pendapat,” urainya.
Jangan Terpancing Emosi
Menghadapi anak yang mempunyai segudang alasan memang kadang menjengkelkan.Namun Moms harus lebih sabar,pintar dan lebih logis dalam menyikapinya. Caranya, berikanpenjelasan yang logis atau alasan yang masuk akal, jangan dibuat-buat atau berbohong pada anak.
Jika penjelasan dari Moms bisa diterima, maka anak akan puas dengan jawaban tersebut. Misal, saat akan mandi pagi, ‘Adik mandi yuk biar segar, kalau belum mandi kan badannya lengket dan bau. Main juga tidak nyaman’. Jika anak tetap ngeles, coba negosiasi dengan mengatakan, ‘Adik mandinya jam 9 ya’. Dan jika sudah pukul 09.00 dia belum mandi juga, ajak anak bicara baik-baik, ‘Tadi kan sudah sepakat kalau Adik mandi jam 9. Nah sekarang sudah lewat 5 menit loh!’.
Jelaskan kepada anak kalau sudah berjanji harus ditepati. Kalau tidak, kelak dia tidak akan dipercaya lagi. Tak hanya anak yang dituntut menepati janji, sebagai orangtua pun Anda harus menepati setiap omongan. Ingat, anak akan mencontoh orangtuanya. Jika orangtua sering melanggar janjiatau tidak konsisten menepati omongannya, maka anak pun tidak akan percaya lagi.
Trik Hadapi Bantahan Anak
Ajak anak berpikir logis. Misal, saat si kecil tidak mau makan, ibaratkan bensin dengan mobil. Mobil tidak akan bisa jalan kalau belum diisi bensin. Artinya,dia tidak bisa beraktivitas jika tidak makan. Namun moms, jangan pernah menggunakan ancaman yang justru akan membuat anak takut.
Buatlah kesepakatan dengan anak, sehingga dia juga belajarmenepati apa yang sudah disepakati.
Orangtua boleh marah tetapi tidak sering. Pasalnya orangtua yang sering marah akan membuat anak ‘kebal’. Anak akan menganggap kemarahan adalah hal yang biasa. Lain halnya jika orangtuajarang marah. Ketika kemarahan itu terjadi, anak akan menyadari kesalahan yangtelah dilakukannya. Dia akan berpikir dan berusaha memperbaiki kesalahannya. Ingat, jangan langsung memarahi anak saat dia melakukan kesalahan, melainkanajak bicara baik-baik dan dengarkan penjelasan mereka.
Jika ingin melarang suatu hal, berikan alasan yang masuk akal. Ajak anak ‘ngobrol’ biasa saja, bicara baik-baik, jangan terlalu kaku.
Lakukan aktivitas bersama anak sesering mungkin. Terlibatlah dalam aktivitas-aktivitas yang dilakukan oleh anak.
Posisikan diri kita sebagai teman. Tentu moms mempunyai pengalaman yang jauh lebih banyak daripada anak. Tapi dengan memosisikan diri sebagai teman, akan lebih mudah bagi anak untuk menerima orangtua masuk ke dalam dunianya. Dengan begitu akan lebih mudah pula bagi orangtua dalam membimbing anak.
Jumat, 27 Mei 2011
Kemunculan Anak Indigo ke Dunia
Sebagian dari kita mengenal bahwa sebagian kecil anak terlahir sebagai indigo. Tapi, benarkah indigo itu ada dan sejak kapan fenomena ini mulaidiketahui?
Anak-anak ini disebut anak-anak indigo karena mereka dianggap memiliki auraberwarna nila. Istilah anak indigo berasal dari sebuah buku oleh Nancy Ann Tappe pada tahun 1982, yaitu Understanding Your Life Through Color . Buku lain, The Indigo Children: The New Kids Have Tiba , ditulis oleh Carroll dan Tober yang terbit pad 1998menyebutkan, diperkirakan sebesar 60% dari orang berusia 14 sampai 25 dan 97% dari anak di bawah 10 adalah “indigo”.
Selain indigo, mereka banyak sebutan lain untuk anak dengan kemampuan lebih ini, diantaranya Star Kids (karena mereka mengaku dari dunia lain), Crystalline Children (karena beberapa orang mengatakan mereka sangat berkembang), dan sebagainya.Tidak satu pun dari klaim ini dapat bertahan sebab fenomena ini tidak dikaji dalampenelitian objektif melalui pengamatan ilmiah.
Menurut College of Metaphysical Studies , banyak dari mereka dikenal dengan bermacam sebutan seperti Indigo Children, Children of the Blue Ray, Rainbow Children, Star Children, Millennium Children, the Crystalline Children . Apapun sebutannya, dari mereka kita mendengar cerita-cerita luar biasa dan bahkan mengejutkan.
Walau demikian, Bryn Mawr College mengungkapkan bahwa salah satu karakteristikyang sangat dikenal pada anak indigo, yakni memiliki hipersensitivitas. Menurut keyakinan New Age, anak-anak ini memiliki tingkat empati yang sangat tinggi, dansecara alami tertarik pada hal-hal tentang misteri, spiritualitas, paranormal, dan okultisme.
Anak-anak ini dianggap mewakili keadaan yang lebih tinggi dalam evolusi manusia, beberapa percaya bahwa mereka memiliki kemampuan seperti paranormal. Sementarayang membedakan anak indigodengan yang lain dari segi konvensional adalah empati yang meningkat dan kreativitas yang tinggi.
Kritik terhadap fenomena indigo cukup sederhana. Kritikus, seperti psikolog RussellBarkley, mengatakan bahwa gerakan New Age yang mengatakan gerakan munculnya indigo dalam jumlah banyak belum menghasilkan bukti empiris keberadaan anak-anak indigo. Ciri-ciri yang mereka gunakan untuk menggambarkan mereka pun hanya terlihat samar dan tidakjelas.
Kritikan lain adalah bahwa anak-anak ini selaras dengan paranormal. Mungkin, mereka mendapatkan hal ini akibat dari menonton acara televisi dengan penekanan pada sihir, keajaiban, dan ramalan. Mereka mungkin menanggapi apa yang mereka lihat dalam televisi.
Program pendidikan bagi anak indigo telah dijelaskan oleh College of Metaphysical Studies, dimulai dengan berhenti memberikan label indigo pada anak-anak tertentu. Banyak orang telah mencoba untuk memberikan label pada anak-anak dengansebutan anak indigo dan bangga dengan ini. Padahal, pemberian label akan membuatmereka masuk ke dalam kotak yang dapat membatasi kreativitas dan kemampuan untuk mencapai potensi yang terbesar.
Anak-anak ini disebut anak-anak indigo karena mereka dianggap memiliki auraberwarna nila. Istilah anak indigo berasal dari sebuah buku oleh Nancy Ann Tappe pada tahun 1982, yaitu Understanding Your Life Through Color . Buku lain, The Indigo Children: The New Kids Have Tiba , ditulis oleh Carroll dan Tober yang terbit pad 1998menyebutkan, diperkirakan sebesar 60% dari orang berusia 14 sampai 25 dan 97% dari anak di bawah 10 adalah “indigo”.
Selain indigo, mereka banyak sebutan lain untuk anak dengan kemampuan lebih ini, diantaranya Star Kids (karena mereka mengaku dari dunia lain), Crystalline Children (karena beberapa orang mengatakan mereka sangat berkembang), dan sebagainya.Tidak satu pun dari klaim ini dapat bertahan sebab fenomena ini tidak dikaji dalampenelitian objektif melalui pengamatan ilmiah.
Menurut College of Metaphysical Studies , banyak dari mereka dikenal dengan bermacam sebutan seperti Indigo Children, Children of the Blue Ray, Rainbow Children, Star Children, Millennium Children, the Crystalline Children . Apapun sebutannya, dari mereka kita mendengar cerita-cerita luar biasa dan bahkan mengejutkan.
Walau demikian, Bryn Mawr College mengungkapkan bahwa salah satu karakteristikyang sangat dikenal pada anak indigo, yakni memiliki hipersensitivitas. Menurut keyakinan New Age, anak-anak ini memiliki tingkat empati yang sangat tinggi, dansecara alami tertarik pada hal-hal tentang misteri, spiritualitas, paranormal, dan okultisme.
Anak-anak ini dianggap mewakili keadaan yang lebih tinggi dalam evolusi manusia, beberapa percaya bahwa mereka memiliki kemampuan seperti paranormal. Sementarayang membedakan anak indigodengan yang lain dari segi konvensional adalah empati yang meningkat dan kreativitas yang tinggi.
Kritik terhadap fenomena indigo cukup sederhana. Kritikus, seperti psikolog RussellBarkley, mengatakan bahwa gerakan New Age yang mengatakan gerakan munculnya indigo dalam jumlah banyak belum menghasilkan bukti empiris keberadaan anak-anak indigo. Ciri-ciri yang mereka gunakan untuk menggambarkan mereka pun hanya terlihat samar dan tidakjelas.
Kritikan lain adalah bahwa anak-anak ini selaras dengan paranormal. Mungkin, mereka mendapatkan hal ini akibat dari menonton acara televisi dengan penekanan pada sihir, keajaiban, dan ramalan. Mereka mungkin menanggapi apa yang mereka lihat dalam televisi.
Program pendidikan bagi anak indigo telah dijelaskan oleh College of Metaphysical Studies, dimulai dengan berhenti memberikan label indigo pada anak-anak tertentu. Banyak orang telah mencoba untuk memberikan label pada anak-anak dengansebutan anak indigo dan bangga dengan ini. Padahal, pemberian label akan membuatmereka masuk ke dalam kotak yang dapat membatasi kreativitas dan kemampuan untuk mencapai potensi yang terbesar.
Kartu Tarot dan Psikologi
Meramal dengan kartu tarot banyak dikenal masyarakat. Bagi sebagian mahasiswa, hal itu lumrah dilakukan, bahkan difakultas psikologi. Apa sebenarnya kartu tarot? Aadakah hubungan dengan ilmu psikologi?
Sejarah keberadaan kartu ini sangat beragam sehingga kemunculannya tidak dapat diketahui secara pasti.
Perkembangan kartu tarot tak hanya terjadi pada abad 11. Sampai abad 21 sekarang pun,praktik ramal meramal menggunakan kartu tarot jamak dilakukan. Kartu ini banyak digunakan sebagai alat untuk menuju dunia supranatural, ramalan, dan astrologi. Namun, ada juga yang beranggapan tarot adalah permainan kartu yang bodoh.
Menurut Allison Shank dari Washington and Lee University,kartu terus memiliki arti tersembunyi terutama ketika digunakan oleh orang-orang sebagai cara untuk tahu informasi tentang masa depan mereka.
Menurutnya, tarot tidak hanya mengisyaratkan pada apa yang mungkin terjadi, tarot juga diyakini bisa membuka keinginan tersembunyi dan mengungkapkan pikiran bawahsadar individu. Namun, kartu juga menyediakan kebijaksanaan dan bimbingan dalam bidang rohani.
Ia menambahkan bahwa metode utama untuk memperoleh informasi dari kartu tarot adalah melalui interpretasi kartu dan simbol. Setiap kartu memiliki arti yang unik. Masing-masing kartu mewakili sesuatu, terutama dalam kehidupan.
Dalam tujuan praktisnya, tarottidak pernah dilembagakan atau memiliki struktur yang profesional. Cara pengembangannya pun dilakukan melalui lisan, praktik-praktik dan hasil membaca buku. Praktik ini umumnya digunakan untuk tujuan hiburan sehingga membuat apa saja yang dihasilkan belum dapat dipastikan.
Kartu ini punya keberagaman di masing-masing belahan dunia. Tarot terus berkembangkarena kebutuhan di masyarakat pada abad sebelumnya untuk memahami manusia (sebelum disiplin ilmu psikologi muncul). Praktik penggunaan kartu dipakai sebagai cara untuk introspeksidan belajar bagaimana mengubah diri sendiri dengan harapan untuk menjadi manusia yang lebih baik.
Walaupun tarot merupakan cara masyarakat abad 11 untuk memahami manusia, tapi tidak dapat dikatakan bahwa kemampuan membaca kartu tarot merupakan ilmu yang dapat dibuktikan. Itu sebabnya, menurut Guru BesarFakultas Psikologi UI Sarlito W.S., tarot merupakan ilmu semu dalam psikologi.
Bagaimana pendapat Anda? Pernahkah Anda diramal menggunakan kartu ini?
Sejarah keberadaan kartu ini sangat beragam sehingga kemunculannya tidak dapat diketahui secara pasti.
Perkembangan kartu tarot tak hanya terjadi pada abad 11. Sampai abad 21 sekarang pun,praktik ramal meramal menggunakan kartu tarot jamak dilakukan. Kartu ini banyak digunakan sebagai alat untuk menuju dunia supranatural, ramalan, dan astrologi. Namun, ada juga yang beranggapan tarot adalah permainan kartu yang bodoh.
Menurut Allison Shank dari Washington and Lee University,kartu terus memiliki arti tersembunyi terutama ketika digunakan oleh orang-orang sebagai cara untuk tahu informasi tentang masa depan mereka.
Menurutnya, tarot tidak hanya mengisyaratkan pada apa yang mungkin terjadi, tarot juga diyakini bisa membuka keinginan tersembunyi dan mengungkapkan pikiran bawahsadar individu. Namun, kartu juga menyediakan kebijaksanaan dan bimbingan dalam bidang rohani.
Ia menambahkan bahwa metode utama untuk memperoleh informasi dari kartu tarot adalah melalui interpretasi kartu dan simbol. Setiap kartu memiliki arti yang unik. Masing-masing kartu mewakili sesuatu, terutama dalam kehidupan.
Dalam tujuan praktisnya, tarottidak pernah dilembagakan atau memiliki struktur yang profesional. Cara pengembangannya pun dilakukan melalui lisan, praktik-praktik dan hasil membaca buku. Praktik ini umumnya digunakan untuk tujuan hiburan sehingga membuat apa saja yang dihasilkan belum dapat dipastikan.
Kartu ini punya keberagaman di masing-masing belahan dunia. Tarot terus berkembangkarena kebutuhan di masyarakat pada abad sebelumnya untuk memahami manusia (sebelum disiplin ilmu psikologi muncul). Praktik penggunaan kartu dipakai sebagai cara untuk introspeksidan belajar bagaimana mengubah diri sendiri dengan harapan untuk menjadi manusia yang lebih baik.
Walaupun tarot merupakan cara masyarakat abad 11 untuk memahami manusia, tapi tidak dapat dikatakan bahwa kemampuan membaca kartu tarot merupakan ilmu yang dapat dibuktikan. Itu sebabnya, menurut Guru BesarFakultas Psikologi UI Sarlito W.S., tarot merupakan ilmu semu dalam psikologi.
Bagaimana pendapat Anda? Pernahkah Anda diramal menggunakan kartu ini?
Sabtu, 07 Mei 2011
Cara Mengajar yang Efektif
Ketika mengajar adalah hal yang kompleks dan karena murid-murid itu bervariasi, maka tidak ada caratunggal untuk mengajar yang efektif untuk semua hal. Guru harus menguasai beragam perspektif dan strategi, dan harusbisa mengaplikasikannya secara fleksibel. Hal yang dibutuhkan duahal utama yaitu: (1) Pengetahuan dan keahlian profesional; (2) komitmen dan motivasi. PENGETAHUAN DAN KEAHLIAN PROFFESIONAL Guru yang efektif menguasai materi pelajaran dan keahlian atauketerampilan mengajar yang baik. Guru yang efektif memiliki strategi pengejaran yang baik dab didukung oleh metode penetapan tujuan, perencanaan pengajaran, dan manajemen kelas. Mereka tahu bagaimana memotivasi, berkomunikasi, dan berhubungan secara efektif dengan murid-muriddari berbagai latar belakang kultural. Mereka juga mengetahui cara menggunakan teknologi yangtepat guna di dalam kelas. Berikut adalah masing-masing penjelasan dari beberapa kriteria di atas. 1. Penguasaan materi pelajaran Guru yang efektif harus berpengetahuan, fleksibel, dan memahami materi. Tentu saja, pengetahuan subjek materi tidak hanya mencakup fakta, istilah, dan konsep umum. Ini juga membutuhkan pengetahuan dasarpengorganisasian materi, mengkaitkan berbagai gagasan, cara berpikir dan berargumentasi. 2. Strategi Pengajaran Dalam hal ini bagaimana guru dapat membuat pengajaran materidapat dikuasai oleh murid. Pada pendidikan model lama (tradisional) terlalu menekankan murid harus duduk diam, menjadi pendengar pasif dan menyuruh murid untuk menghafal informasi yang relevan dan tidak relevan. Kemudian berganti pada prinsip konstruktivisme, yaitu menekankan agar murid secara aktif menyusun dan membangun pengetahuan dan pemahamannya. Namun tidak semua ahli setuju dengan cara di atas, tetapi yang terpenting adalah walaupun anda menggunakan salah satu strategi di atas, masih banyak hal yang harus diketahui, hal-hal yang memberikan pengaruh dalam pengajaran yang efektif. 3. Penetapan tujuan dan keahlian perencanaan instruksional Guru yang efektif tidak sekadar mengajar di kelas, entah dia menggunakan perspektif tradisional atau konstruktivisme di atas. Mereka juga harus menentukan tujuan pembelajaran dan menyusun rencana untuk mencapai tujuan itu. 4. Keahlian manajemen kelas Aspek penting lainnya untuk menjadi guru yang efektif adalah mampu menjaga kelas tetap aktif bersama dan mengorientasikan kelas ke tugas-tugas. Guru yang efektif dapat mempertahankan lingkungan belajar yang kondusif. 5. Keahlian motivasional Guru yang efektif mempunyai strategi yang baik untuk memotivasi murid agar mau belajar. Guru yang efektif tahu bahwa murid akan termotivasi saat mereka bisa memilih sesuatu yang sesuai dengan minatnya. Guru yang baik akan memberi kesempatan murid untuk berpikir kreatif dan mendalam untuk proyek mereka sendiri. 6. Keahlian komunikasi Hal yang perlu diperlukan untuk mengajar adalah keahlian dalam berbicara, mendengar, mengatasi hambatan komunikasi verbal, memahami komunikasi non verbal dari murid, dan memapu memecahkan konflik secara konstruktif. 7. Bekerja secara efektif dengan murid dari berbagai kultur yang berbeda Guru yang efektif harus mengetahui dan memahami anak dengan latar belakang kultural yang berbeda-beda, dan sensitif terhadap kebutuhan mereka. Mendorong murid satu dengan murid yang lain untuk berhubungan positif. 8. Keahlian teknologi Guru yang efektif tahu cara menggunakan komputer dan cara mengajar murid menggunakan komputer untuk menulis dan berkreasi. Teknologi itu sendiri tidak selalu meningkatkan kemampuan belajar murid perlu kesesuaian antara kurikulum dengan teknologi yang sesuai dalam pengajaran. KOMITMEN DAN MOTIVASI Menjadi guru yang efektif juga membutuhkan komitmen dan motivasi. Aspek ini mencakup sikapyang baik dan perhatian kepada murid. Komitmen sangat dibutuhkan dalam pengajaran, bagaimana guru memberikan tenaga dan pikiran untuk memberikan pengajaran yang dapat diterima oleh murid dengan baik. Guru yang efektif juga mempunyai kepercayaan diri terhadap kemampuan mereka dan tidak akan membiarkan emosi negatif melunturkan motivasi mereka.
Langganan:
Postingan (Atom)